Strategi Pembelajaran Kurikulum Merdeka di SMP N 1 Tambakromo

  • Muhammad Rifki Mustofa
  • Lu’luil Maknun
  • Heny Kusmawati
N/ACitations
Citations of this article
61Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Berbagai studi nasional maupun internasional menunjukkan bahwa Indonesia telah mengalami krisis pembelajaran (learning crisis) yang sangat cukup lama. Studi-studi tersebut menunjukkan bahwa banyak dari anak-anak Indonesia yang sangat tidak mampu memahami bacaan sederhana atau menerapkan konsep matematika dasar. Temuan itu juga juga memperlihatkan kesenjangan pendidikan yang curam di antarwilayah dan sekelompok sosial di Indonesia. Kurikulum menentukan materi yang digunakan untuk diajarkan di kelas. Kurikulum juga sangat mempengaruhi terhadap kecepatan dan metode mengajar yang digunakan guru untuk memenuhi kebutuhan peserta didik. Untuk itulah Kemendikbudristek mengembangkan Kurikulum Merdeka sebagai bagian penting dalam upaya memulihkan pembelajaran dari krisis yang sudah lama kita alami. Penelitian ini menggunakan metode wawancara kepada guru yang mengajar kurikulum merdeka di SMP N 1 Tambakromo dan metode observasi secara langsung saat kegiatan pembelajaran menggunakan kurikulum merdeka. Kurikulum sendiri perlu berbubah agar relevan dengan perkembangan zaman saat ini dan dapat memenuhi kebutuhan belajar murid agar tercipta generasi mendatang yang cemerlang

Cite

CITATION STYLE

APA

Muhammad Rifki Mustofa, Lu’luil Maknun, & Heny Kusmawati. (2023). Strategi Pembelajaran Kurikulum Merdeka di SMP N 1 Tambakromo. Journal of Student Research, 1(1), 265–270. https://doi.org/10.55606/jsr.v1i1.985

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free