SKRINING FITOKIMIA SENYAWA METABOLIT SEKUNDER DARI EKSTRAK ETANOL BUAH DELIMA (Punica granatum L.) DENGAN METODE UJI WARNA

  • B M
N/ACitations
Citations of this article
1.7kReaders
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Telah dilakukan penelitian skrining fitokimia ekstrak etanol buah delima (Punica granatum L.) yang diperoleh dari Desa Ongkoe Kabupaten Wajo. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui senyawa metabolit sekunder meliputi flavanoid, alkaloid, terpenoid, steroid, saponin dan tanin pada ekstrak etanol buah delima (Punica granatum L.). Penelitian diawali dengan pengolahan buah delima (Punica granatum L.) menjadi simplisia serbuk dengan melalui tahap sortasi basah, pencucian, pengeringan dan sortasi kering. Selanjutnya penelitian dilakukan dengan menggunakan pelarut etanol 70% dengan perbandingan 1:3 selama 5 hari dengan metode ekstraksi. Penelitian ini dilakukan dengan mengekstraksi simplisia serbuk buah delima (Punica granatum L.) dengan menggunakan metode maserasi (perendaman) dengan pelarut etanol 70% sedangkan identifikasi senyawa metabolit sekunder dilakukan skrining fitokimia dengan uji warna menggunakan berbagai pereaksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa senyawa metabolit sekunder pada ekstrak etanol buah delima (Punica granatum L.) positif mengandung flavonoid, alkaloid, terpenoid, saponin dan tanin sedangkan pada uji steroid diperoleh hasil yang negatif. Kesimpulannya yaitu ekstrak etanol buah delima (Punica granatum L.) mengandung flavanoid,alkaloid, terpenoid, saponin dan tanin.

Cite

CITATION STYLE

APA

B, M. (2019). SKRINING FITOKIMIA SENYAWA METABOLIT SEKUNDER DARI EKSTRAK ETANOL BUAH DELIMA (Punica granatum L.) DENGAN METODE UJI WARNA. Media Farmasi, 13(2), 36. https://doi.org/10.32382/mf.v13i2.880

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free