STRATEGI EKONOMI HAJI DI HINDIA BELANDA AWAL ABAD 19

  • Eka Yudha Wibowo
N/ACitations
Citations of this article
18Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Ibadah haji yang dilakukan para jemaat haji dari wilayah hindia Belanda pada awal abad 19 tidak hanya berkontribusi dalam bidang keagamaan maupun politik. Ibadah haji juga berkontribusi besar dalam bidang ekonomi. Para haji ini selain mendapatkan pengalaman spritual dan keterbukaan dalam bidang pemikiran Pan Islamisme di Timur Tengah, mereka juga turut mendukung kemajuan ekonomi di wilayah mereka masing-masing ketika kembali ke tanah air. Penelitian ini menggunakan metodologi sejarah yang meliputi tahapan heuristik, verifikasi, interpretasi dan historiografi. Kajian ini diteliti dengan melihat strategi ekonomi yang dijalankan oleh para haji ketika mereka kembali ke tanah air dan kontribusinya terhadap berbagai bidang sosial masyarakat di Indonesia. Haji dalam hal ini haji berperan dalam mengembangkan etos bagi umat Islam yaitu kerja keras dan hemat, rajin menabung, adanya perubahan budaya ekonomi dari jasa ke uang, dan menciptakan lapangan pekerjaan serta pengenalan transaksi ekonomi antar daerah yang berjauhan. Munculnya para haji ini turut menguntungkan pemerintah kolonial yang di kemudian hari mendapatkan pas jalan (reispas) dari calon haji. Kata Kunci: Haji; Ekonomi; Etos Kerja; Hindia Belanda.

Cite

CITATION STYLE

APA

Eka Yudha Wibowo. (2023). STRATEGI EKONOMI HAJI DI HINDIA BELANDA AWAL ABAD 19. Al-Isnad: Journal of Islamic Civilization History and Humanities, 4(1), 77–89. https://doi.org/10.22515/isnad.v4i1.7430

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free