Abstract
Material Kobalt Nikel (CoNi) merupakan paduan penting karena memiliki sifat kemagnetan yang baik diantaranya yaitu temperatur curie dan koersivitas yang tinggi. komposisi, struktur alloy dan ukuran sisi kubus bahan berpengaruh terhadap temperatur Curie dan koersivitas. Simulasi mikromagnetik dilakukan pada material Co 0 ,8 Ni 0 ,2 dengan struktur random alloy dan double layers untuk menentukan nilai temperatur Curie dan analisis kurva histerisis. Simulasi material Co 0 ,8 Ni 0 ,2 dilakukan menggunakan software Vampire dengan variasi ukuran sisi kubus yang digunakan yaitu 5 nm, 8 nm, 10 nm, 12 nm, dan 15 nm. Hasil simulasi menunjukkan nilai temperatur Curie semakin meningkat dengan bertambahnya ukuran sisi kubus. Pada material Co 0 ,8 Ni 0 ,2 double layers diperoleh nilai temperatur Curie lebih tinggi dari pada material Co 0 ,8 Ni 0 ,2 random alloy. Karakteristik kurva histerisis pada material Co 0 ,8 Ni 0 ,2 random alloy dan double layers menunjukkan bahwa nilai koersivitas meningkat seiring bertambahnya ukuran sisi kubus. Namun pada material Co 0 ,8 Ni 0 ,2 random alloy ketika ukuran bahan yang diberikan 12 nm dan 15 nm nilai medan koersivitasnya semakin menurun, dibandingkan saat ukuran 10 nm. Pada ukuran sisi kubus 10 nm dikatakan sebagai ukuran terbaik dari material Co 0 ,8 Ni 0 ,2 random alloy ditinjau dari nilai medan koersivitas yang besar.
Cite
CITATION STYLE
Rohman, L., Novitasari, S., & Supriyadi, S. (2020). Temperatur Curie dan Medan Koersivitas Material Co0,8Ni0,2 dalam Struktur Random Alloy dan Double Layers. INDONESIAN JOURNAL OF APPLIED PHYSICS, 10(01), 1. https://doi.org/10.13057/ijap.v10i01.31346
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.