PERTUMBUHAN VEGETATIF 9 KLON TANAMAN TEBU (Saccharum officinarum L.) KEPRASAN SATU DENGAN PEMBERIAN PUPUK ORGANIK CAIR DI GRESIK

  • Rifimaro S
  • Budi S
  • Lailiyah W
N/ACitations
Citations of this article
22Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Produksi gula di Indonesia cenderung mengalami penurunan di tahun 2015-2019. Salah satu upaya untuk meningkatkan produktivitas tebu yaitu melalui penciptaan varietas unggul baru melalui persilangan tanaman. Selain itu, praktik budidaya tanaman tebu di lahan kering secara monokultur dan terus menerus menyebabkan terjadinya degradasi kesuburan tanah. Penggunaan pupuk bio-slurry dapat menjadi solusi untuk memperbaiki kondisi tanah. Pentingnya pengelolaan hara dibutuhkan tidak hanya untuk meningkatkan hasil produktivitas tanaman tebu melainkan juga untuk keberlanjutan lingkungan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui interaksi yang terjadi antara 9 klon tanaman tebu dengan pemberian pupuk organik cair bio-slurrry terhadap pertumbuhan vegetatif tanaman tebu keprasan satu, serta heritabilitas dan kemajuan genetik dari karakter 9 klon tanaman tebu. Penelitian dilaksanakan di Kebun Percobaan Hollywood, Gresik. Waktu pelaksanaan penelitian dimulai bulan Februari hingga Mei 2022. Penelitian ini menggunakan rancangan petak terbagi (split plot) dengan dua faktor yaitu klon yang terdiri dari 9 taraf perlakuan. Faktor kedua yaitu pemberian pupuk organik cair bio-slurrry yang terdiri dari 2 taraf perlakuan. Kedua faktor tersebut dikombinasikan sehingga diperoleh 27 kombinasi perlakuan. Masing-masing perlakuan diulang sebanyak tiga ulangan, sehingga didapatkan 81 unit percobaan. Analisis data menggunakan Anova uji F 5% jika terdapat perbedaan nyata dilanjutkan uji DMRT 5%, uji korelasi, uji heritabilitas, dan nilai kemajuan genetik. Hasil penelitian menunjukkan adanya interaksi antara 9 klon tanaman tebu dengan pemberian pupuk bio-slurrry pada pertumbuhan vegetatif yaitu pertambahan jumlah ruas pada umur 32 minggu dengan nilai rata-rata tertinggi 3,33 pada perlakuan Klon SB Hijau dan bio-slurry 15 ml/rumpun dan rerata tertinggi 3,83 pada perlakuan Klon SB32 dan bio-slurry 15 ml/rumpun pada umur 34 minggu. Nilai heritabilitas dan kemajuan genetik dengan kategori tinggi terlihat pada karakter tinggi batang (20,55%). Maka, karakter tersebut dapat secara efektif untuk diwariskan dari tetuanya. Kata kunci: Pupuk Bio-slurrry Cair, Tanaman Tebu

Cite

CITATION STYLE

APA

Rifimaro, S., Budi, S., & Lailiyah, W. N. (2022). PERTUMBUHAN VEGETATIF 9 KLON TANAMAN TEBU (Saccharum officinarum L.) KEPRASAN SATU DENGAN PEMBERIAN PUPUK ORGANIK CAIR DI GRESIK. Agroplantae: Jurnal Ilmiah Terapan Budidaya Dan Pengelolaan Tanaman Pertanian Dan Perkebunan, 11(2), 101–116. https://doi.org/10.51978/agro.v11i2.464

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free