Analisis Faktor Kepatuhan Minum Obat Pada Lansia Dengan Hipertensi di Puskesmas Katapang

  • Chang D
  • Melia S
  • Ginting M
N/ACitations
Citations of this article
95Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Peningkatan kasus hipertensi pada kelompok lansia masih menjadi salah satu penyebab tingkat kematian penyakit tidak menular di dunia. Kepatuhan minum obat merupakan factor yang berkontribusi dalam pengendalian tekanan darah jangka panjang. Rendahnya kepatuhan terhadap pengobatan seringkali dikaitkan dengan pengetahuan, tingkat stress dan dukungan keluarga. Tujuan penelitian ini adalah menganalisa faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan minum obat pada pasien lansia hipertensi. Desain cross sectional, menggunakan sampel 37 pasien lansia dengan hipertensi di Puskesmas Katapang. Instrumen penelitian meliputi kuesioner pengetahuan, dukungan keluarga, Perceived Stress Scale (PSS-10) dan Morinsky Adeherence Scale (MMAS-8). Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi square. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa sebagian besar responden sebanyak 56.85% tidak patuh dan 43.2% patuh. Terdapat hubungan pengetahuan (p value = 0,033); tingkat stress (p value= 0,023); dukungan keluarga (p value = 0.013) dengan kepatuhan minum obat hipertensi (p value < 0.05). Saran bagi tenaga kesehatan dan pelayanan kesehatan adalah dengan edukasi kesehatan terhadap pengaturan minum obat, melibatkan keluarga untuk memotivasi kepatuhan minum obat serta upaya promotive pengendalian stress pada lansia.

Cite

CITATION STYLE

APA

Chang, D., Melia, S., & Ginting, M. (2023). Analisis Faktor Kepatuhan Minum Obat Pada Lansia Dengan Hipertensi di Puskesmas Katapang. Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel, 17(1). https://doi.org/10.36051/jiki.v17i1.210

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free