Abstract
Tanaman bawang merah (Allium ascolonicum L.) merupakan salah satu komoditas hortikultura utama di Indonesia, khususnya di Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan. Produksi bawang merah mengalami penurunan akibat serangan patogen Fusarium Oxysporum f.sp. cepae yang menyebabkan penyakit busuk pangkal batang atau moler. Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi masalah hama pada bawang merah dengan memanfaatkan perangkap berbasis lampu bertenaga kincir angin. Metode pengurangan penggunaan pestisida melibatkan penggunaan alat perangkap hama yang terbukti efektif dan ramah lingkungan. Hasil pengabdian ini mencakup pembuatan dan pengujian alat perangkap hama yang menggunakan lampu LED dan tenaga kincir angin. Penggunaan alat ini berhasil mengurangi serangan hama dan dampak penggunaan pestisida kimia. Dengan pengembangan teknologi ini, petani bawang merah diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan pertanian mereka.
Cite
CITATION STYLE
Sulistiyanto, S., Abidin, Z., & Romadhoni, S. A. (2023). Pelatihan Pembuatan Alat Pebasmi Hama Dengan Kincir Angin Bagi Petani Bawang Merah Di Desa Randutatah Paiton. Jurnal Malikussaleh Mengabdi, 2(2), 332. https://doi.org/10.29103/jmm.v2i2.13196
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.