Abstract
Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Perdesaan merupakan program pembangunan yang mengedepankan pentingnya partisipasi masyarakat untuk ikut berperan langsung mulai tahap perencanaan sampai tahap evaluasi, dan pemeliharaan (bottom-up planning). Mekanisme pemberdayaan masyarakat ini bertujuan untuk mempercepat penanggulangan kemiskinan dan memperluas kesempatan kerja di perdesaan. Artikel bertujuan untuk mengevaluasi manfaat PNPM mandiri perdesaan dalam pemberdayaan masyarakat desa di Kabupaten Bandung Barat. Beberapa indikator yang digunakan dalam studi ini adalah sasaran penerima, partisipasi masyarakat, dan manfaat yang diterima masyarakat. Berdasarkan hasil pengamatan di lapangan dan pengolahan data diperoleh bahwa pertama, untuk indikator sasaran penerima, kelompok masyarakat desa yang paling mendapatkan keuntungan dari PNPM Mandiri Perdesaan adalah masyarakat pedagang. Kedua, untuk indikator partisipasi masyarakat, diperoleh bahwa partisipasi masyarakat masih dikategorikan dalam kategori partisipasi sedang. Ketiga, untuk indikator manfaat yang diterima, diperoleh bahwa manfaat di bidang keterampilan, pengetahuan, kesehatan, dan pendapatan yang diterima masyarakat desa masih dikategorikan dalam kategori sedang. Kata Kunci: pemberdayaan, perdesaan, partisipasi, program Abstract
Cite
CITATION STYLE
Bancin, M. H. (2011). Peningkatan Partisipasi Masyarakat Dalam Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Perdesaan (Studi Kasus: Bandung Barat). Journal of Regional and City Planning, 22(3), 179. https://doi.org/10.5614/jpwk.2011.22.3.2
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.