Prediktor Stres Keluarga Akibat Anggota Keluarganya Dirawat di General Intensive Care Unit

  • Farhan Z
  • Ibrahim K
  • Sriati A
N/ACitations
Citations of this article
44Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Terdapat anggota keluarga yang dirawat di ruang perawatan intensif merupakan situasi yang dapat memicu stres pada keluarga. Faktor yang dapat memicu stres pada keluarga meliputi, perubahan lingkungan, aturan ruangan perawatan, perubahan status emosi keluarga, perubahan peran keluarga, perubahan kehidupan sehari-hari, perubahan finansial, serta sikap petugas kesehatan dalam pemberian informasi tentang kondisi kesehatan pasien. Penelitian ini menggunakan rancangan potong lintang. Subjek penelitian sebanyak 60 orang yang mewakili keluarga saat anggota keluarganya sedang dirawat di General Intensive Care Unit (GICU) Rumah Sakit Dr. Hasan Sadikin (RSHS) Bandung periode Maret−Mei 2012. Teknik sampling yang digunakan pada penelitian ini yaitu purposive sampling. Instrumen untuk mengukur prediktor stres disusun berdasarkan kajian teori dan modifikasi instrumen baku family inventory live events, sedangkan instrumen untuk mengukur stres keluarga menggunakan Depression Anxiety Stress Scale 42. Data dianalisis menggunakan uji chi-kuadrat dan analisis regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan faktor perubahan lingkungan, aturan di ruang perawatan, perubahan status emosi, dan perubahan kehidupan sehari-hari memiliki hubungan yang bermakna dengan terjadinya stres (nilai p berturut-turut sebesar 0,01, 0,04, dan 0,03). Simpulan, tidak ada satu pun prediktor yang paling dominan di antara enam prediktor stres keluarga yang dapat memprediksi terjadinya stres. Diharapkan perawat mampu mendeteksi dini masalah psikologis keluarga di ruang intensif dan lebih mengoptimalkan tindakan supportive-educative dalam bentuk pemberian konseling kepada keluarga.

Cite

CITATION STYLE

APA

Farhan, Z., Ibrahim, K., & Sriati, A. (2014). Prediktor Stres Keluarga Akibat Anggota Keluarganya Dirawat di General Intensive Care Unit. Majalah Kedokteran Bandung, 46(3), 150–154. https://doi.org/10.15395/mkb.v46n3.316

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free