Analisis Evaluasi Kurikulum Pembelajaran PAI di SMPN 9 Rejang Lebong (Belitar Muka)

  • Mohammad Sujud
N/ACitations
Citations of this article
39Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Evaluasi kurikulum dilakukan untuk mengetahui seberapa jauh terealisasinya pelaksanaan kurikulum. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan. Fokus penelitian adalah hambatan-hambatan kurikulum dalam pembelajaran PAI di SMPN 9 Rejang Lebong Belitar Muka. Hambatan yang muncul adalah kurangnya kesadaran para guru muslim dalam membantu program agama. Banyaknya siswa yang memiliki perbedaan latar belakang agama sehingga sulit memahamkan terkait ibadah bersifat furuiyah. Kurang memadai fasilitas teknologi dalam pembelajaran berbasis digital. Kurangnya koleksi buku-buku keislaman di perpustakaan. Hasil analisis yang diperoleh adalah guru sebagai pelaksana inti kurikulum perlu ditingkatkan kesadaran dan kompetensi dalam pembelajaran. Pendidikan tentang toleransi beragama perlu ditekankan dalam proses pembelajaran. Pendidikan dan kurikulum harus menyesuaikan zaman dan teknologi agar pembelajaran menjadi lebih efektif. Buku dan budaya membaca sangat penting dalam dunia pendidikan, sekolah bertanggung jawab untuk menyediakan waktu dan tempat serta menarik minat siswa untuk senang membaca. Kata Kunci: Evaluasi Kurikulum, Hambatan-hambatan, Pembelajaran PAI

Cite

CITATION STYLE

APA

Mohammad Sujud. (2022). Analisis Evaluasi Kurikulum Pembelajaran PAI di SMPN 9 Rejang Lebong (Belitar Muka). LITERASI: Jurnal Pendidikan Guru Indonesia, 1(1), 11–19. https://doi.org/10.58218/literasi.v1i3.306

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free