UPAYA MENGUATKAN LINK AND MATCH MELALUI PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN: STUDI KASUS SMKN 1 BANTUL

  • Adhis Tessa
  • M. Alie Humaedi
N/ACitations
Citations of this article
106Readers
Mendeley users who have this article in their library.
Get full text

Abstract

Penelitian ini bertujuan menjelaskan fenomena job-education mismatch, khususnya di Kabupaten Bantul, dan mendalami proses keberhasilan sistem pendidikan SMKN 1 Bantul dalam menjawab persoalan dan memberikan solusinya. Selama ini job-education mismatch atau kesenjangan antara dunia pendidikan dengan dunia kerja masih menjadi tantangan dalam pengembangan sistem pendidikan vokasi secara berkelanjutan. Banyaknya lulusan SMK yang bekerja namun tidak sesuai jurusan atau bidang studi menunjukkan akar permasalahan bukan terkait infrastruktur pendidikan, melainkan persoalan keselarasan kurikulum pendidikan vokasi dengan kebutuhan dunia industri yang sering kali diabaikan. Penerapan sekolah kejuruan sebagai pusat keunggulan bagi SMK di berbagai tempat menjadi ikhtiar pemerintah mengatasi kesenjangan. Penelitian ini didasarkan pada penelitian kualitatif etnografi dengan fokus pada aspek-aspek terkait pengembangan kurikulum dan respons para civitas terkait penerapan sistem. Penelitian menyimpulkan bahwa sistem link and match yang dikembangkan SMKN 1 Bantul memberikan peluang besar bagi adanya solusi untuk job-education mismatch dan membangun kewirausahaan lulusan berdasarkan bidang studi kejuruan yang digelutinya.Penelitian ini bertujuan menjelaskan fenomena job-education mismatch, khususnya di Kabupaten Bantul, dan mendalami proses keberhasilan sistem pendidikan SMKN 1 Bantul dalam menjawab persoalan dan memberikan solusinya. Selama ini job-education mismatch atau kesenjangan antara dunia pendidikan dengan dunia kerja masih menjadi tantangan dalam pengembangan sistem pendidikan vokasi secara berkelanjutan. Banyaknya lulusan SMK yang bekerja namun tidak sesuai jurusan atau bidang studi menunjukkan akar permasalahan bukan terkait infrastruktur pendidikan, melainkan persoalan keselarasan kurikulum pendidikan vokasi dengan kebutuhan dunia industri yang sering kali diabaikan. Penerapan sekolah kejuruan sebagai pusat keunggulan bagi SMK di berbagai tempat menjadi ikhtiar pemerintah mengatasi kesenjangan. Penelitian ini didasarkan pada penelitian kualitatif etnografi dengan fokus pada aspek-aspek terkait pengembangan kurikulum dan respons para civitas terkait penerapan sistem. Penelitian menyimpulkan bahwa sistem link and match yang dikembangkan SMKN 1 Bantul memberikan peluang besar bagi adanya solusi untuk job-education mismatch dan membangun kewirausahaan lulusan berdasarkan bidang studi kejuruan yang digelutinya.

Cite

CITATION STYLE

APA

Adhis Tessa, & M. Alie Humaedi. (2024). UPAYA MENGUATKAN LINK AND MATCH MELALUI PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN: STUDI KASUS SMKN 1 BANTUL. Jurnal Penelitian Kebijakan Pendidikan, 16(2). https://doi.org/10.24832/jpkp.v16i2.751

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free