EFEKTIVITAS METODE FOCUS GROUP DISCUSSION TERHADAP PERILAKU AGRESI REMAJA PENGGUNA NARKOBA DI DESA TANGSI AGUNG

  • Ahmad Tareja
  • Dwi Hurriyati
  • Desy Arisandi
N/ACitations
Citations of this article
20Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Menurut Santrock (2012), masa remaja adalah periode transisi dalam rentang kehidupan manusia, yang menjembatani masa kana-kanak dengan masa dewasa. Berdasarkan hasil observasi pada tanggal 27 Juli sampai dengan 6 agustus, Desa Tangsi Agung terdapat masalah yang dialami oleh kalangan remaja setempat mengenai penyalahgunaan obat-obatan terlarang yang disebabkan oleh kurangnya akses informasi tentang bahaya narkoba baik itu dalam bentuk penyuluhan atau pembelajaran yang diberi di rumah dan di sekolah..  Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui penyuluhan, menganalisa dan menekan perilaku agresi dengan metode Focus Group Discussion (FGD). Dengan teknik ini perolehan dari temuan baru dan sekaligus penjelasannya dapat ditemukan, namun metode ini hanya melibatkan jumlah yang terbatas. Oleh karena itu penulis menggunakan Metode Focus Group Discussion, sebab partisipan yang hanya berjumlah enam orang dengan waktu yang relatif singkat. Selain itu mengingat perilaku agresi yang ditunjukan oleh remaja di Desa Tangsi Agung, dengan metode ini dapat membuat proses diskusi lebih terarah

Cite

CITATION STYLE

APA

Ahmad Tareja, Dwi Hurriyati, & Desy Arisandi. (2022). EFEKTIVITAS METODE FOCUS GROUP DISCUSSION TERHADAP PERILAKU AGRESI REMAJA PENGGUNA NARKOBA DI DESA TANGSI AGUNG. J-ABDI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(5), 4933–4940. https://doi.org/10.53625/jabdi.v2i5.3575

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free