Krisis Identitas dalam Kekristenan Modern: Urgensi Kristologi sebagai Dasar Iman Kristen

  • Kefas T
  • Rusli G
N/ACitations
Citations of this article
9Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kekristenan modern menghadapi krisis identitas spiritual yang serius, ditandai dengan kebingungan umat dalam memahami jati diri mereka di dalam Kristus. Fenomena ini bukan muncul tiba-tiba, melainkan hasil dari infiltrasi sistematis nilai-nilai sekularisme, pluralisme, relativisme moral, dan hedonisme, yang menggeser pusat iman dari Kristus ke nilai-nilai duniawi. Akibatnya, banyak orang Kristen menjalani kehidupan rohani yang dangkal, kehilangan orientasi ilahi, dan mudah terombang-ambing oleh pemikiran zaman. Jurnal ini bertujuan menawarkan solusi teologis untuk krisis tersebut dengan mengangkat Kristologi, studi tentang pribadi dan karya Yesus Kristus, sebagai fondasi utama untuk membentuk kembali identitas iman Kristen. Melalui pendekatan kualitatif dengan kajian pustaka, artikel ini mengeksplorasi kesaksian Alkitab dari Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru yang menempatkan Kristus sebagai pusat narasi keselamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kristologi bukan hanya kerangka doktrinal, tetapi juga fondasi praktis dan normatif bagi etika, spiritualitas, dan arah hidup Kristen. Dengan menempatkan Kristus sebagai pusat iman dan kehidupan, umat percaya dapat menemukan kembali identitas rohani mereka yang sejati dan bertahan di tengah tekanan zaman yang terus berubah.

Cite

CITATION STYLE

APA

Kefas, T. K., & Rusli, G. (2025). Krisis Identitas dalam Kekristenan Modern: Urgensi Kristologi sebagai Dasar Iman Kristen. Sabda: Jurnal Teologi Kristen, 6(2), 241–354. https://doi.org/10.55097/sabda.v6i2.294

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free