Optimasi Kondisi Sintesis Asam 4-Benzoiloksisinamat Menggunakan Iradiasi Gelombang Mikro

  • Sagitaras I
  • Syahrani A
  • Ekowati J
N/ACitations
Citations of this article
71Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pendahuluan: Salah satu usaha meningkatkan aktivitas asam p-kumarat adalah meningkatkan sifat lipofiliknya. Reaksi benzoilasi gugus fenol asam p-kumarat merupakan salah satu strategi meningkatkan sifat lipofilik. Iradiasi microwave merupakan salah satu alternative metode untuk meningkatkan efisiensi dalam reaksi organik. Selain memiliki kelebihan mempercepat reaksi kimia, penggunaan iradiasi gelombang mikro juga dapat menyebabkan kerusakan struktur kimia produk maupun terjadinya reaksi samping lainnya. Tujuan: Mendapatkan kondisi optimum reaksi sintesis asam 4-benzoiloksisinamat. Metode: asam 4-benzoiloksisinamat disintesis dengan cara mereaksikan asam p-kumarat, benzoil klorida dan piridin sebagai katalis. Reaksi benzoilasi dilakukan dengan iradiasi gelombang mikro pada daya 180, 270, dan 360 Watt. Karakterisasi asam 4-benzoiloksisinamat dilakukan menggunakan alat  spektrometer UV-Vis, FT-IR dan 1H–NMR. Hasil: Persentase hasil yang diperoleh pada daya 180, 270, dan 360 Watt berturut-turut adalah sebagai berikut 49,3%, 58,5%, and 47,7%. Terdapat perbedaan yang signifikan persentase hasil yang diperoleh pada daya 270 Watt dengan persentase hasil pada daya 180 Watt dan 360 Watt, tetapi tidak ada perbedaan bermakna persentase hasil pada daya 180 Watt dan 360 Watt. Persentase hasil terbesar diperoleh selama enam puluh detik pada daya 270 Watt, yaitu 61,4%. Jika reaksi dilakukan lebih dari enam puluh detik, terjadi kerusakan struktur senyawa target. Kesimpulan: Kondisi optimum sintesis asam 4-benzoiloksisinamat menggunakan iradiasi gelombang mikro adalah selama enam puluh detik pada daya 270 Watt.

Cite

CITATION STYLE

APA

Sagitaras, I. B., Syahrani, A., & Ekowati, J. (2019). Optimasi Kondisi Sintesis Asam 4-Benzoiloksisinamat Menggunakan Iradiasi Gelombang Mikro. JURNAL FARMASI DAN ILMU KEFARMASIAN INDONESIA, 6(1), 37. https://doi.org/10.20473/jfiki.v6i12019.37-43

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free