Pengaruh Model Inkuiri Bebas Terhadap Kemampuan Literasi Sains

  • Haerani S
  • Setiadi D
  • Rasmi D
N/ACitations
Citations of this article
308Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Literasi sains penting dikembangkan bagi peserta didik agar mereka memiliki  kemampuan dalam menjelaskan fenomena secara ilmiah, mengevaluasi desain penyelidikan ilmiah  dan menginterpretasi dan membuktikan data secara ilmiah. Salah satu model yang bisa mendukung mencapaian kompetensi tersebut adalah pembelajaran Inkuiri Bebas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model inkuiri bebas terhadap kemampuan literasi sains siswa kelas XI SMAN 2 Labuapi. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu (Quasi Experiment), dengan desain nonequivalent pretest-posttest kontrol group desain. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XI MIPA (37 orang), tekhnik pengambilan sampel dengan cara sampling total. Data dianalisis dengan menggunakan MANOVA). Hasil penelitian menunjukan bahwa model inkuiri bebas berpengaruh signifikan terhadap kemampuan literasi sains peserta didik (p = 0,002 < 0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa model inkuiri bebas bisa digunaka untuk meningkatkan kompetensi literasi sains siswa kelas XI SMAN 2 Labuapi.

Cite

CITATION STYLE

APA

Haerani, S. A. S., Setiadi, D., & Rasmi, D. A. C. (2020). Pengaruh Model Inkuiri Bebas Terhadap Kemampuan Literasi Sains. Jurnal Pijar Mipa, 15(2), 140–144. https://doi.org/10.29303/jpm.v15i2.1682

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free