PELATIHAN ECO ENZYME BAGI IBU AISYIYAH UNTUK EKONOMI SIRKULAR BERKELANJUTAN KABUPATEN BUNGO

  • Karlinda K
  • Yulda A
  • Firnanda I
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
7Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

The increase in global waste generation has serious impacts on health and the environment. Utilizing organic waste into eco-enzymes—an environmentally friendly multipurpose liquid—is an innovative solution. This activity aims to empower the Aisyiyah women's group in managing organic waste economically and sustainably. The method is based on community empowerment through FGDs, socialization, training, mentoring, and evaluation. The results show an increase in the Aisyiyah women's group's knowledge about eco-enzymes, which was initially only 37.89% to 75.00%. Furthermore, the skills in making eco-enzyme fermentation liquid also increased by 45.78%, from 32.43% to 70.32%. Participants' skills and motivation to produce eco-enzymes independently. Awareness of the circular economy also increased. This activity contributes to waste reduction, increased environmental awareness, and the strategic role of women in sustainable waste management.Peningkatan timbulan sampah global menimbulkan dampak serius bagi kesehatan dan lingkungan. Pemanfaatan limbah organik menjadi eco enzyme—cairan serbaguna ramah lingkungan merupakan solusi inovatif. Kegiatan ini bertujuan memberdayakan kelompok Ibu Aisyiyah dalam mengelola limbah organik secara ekonomis dan berkelanjutan. Metodenya berbasis pemberdayaan komunitas melalui FGD, sosialisasi, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Hasil menunjukkan terdapat peningkatan pengetahuan kelompok ibu aisyiyah mengenai eco eznyme yang awalnya hanya 37.89% menjadi 75.00%, dan untuk keterampilan dalam membuat cairan fermentasi eco enzyme juga diketahuai bahwa terdapat peningkatan sebanyak 45.78% yang awalnya kelompok ibu aisyiyah hanya memiliki nilai keterampilan dalam pembuatan eco enzyme sebesar 32,43% menjadi   70.32%.  dan keterampilan peserta, serta motivasi memproduksi eco enzyme secara mandiri. Kesadaran akan ekonomi sirkular juga meningkat. Kegiatan ini berkontribusi pada pengurangan sampah, peningkatan kesadaran lingkungan, dan peran strategis perempuan dalam pengelolaan sampah berkelanjutan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Karlinda, K., Yulda, A., Firnanda, I. W., & Ramadhani, M. (2025). PELATIHAN ECO ENZYME BAGI IBU AISYIYAH UNTUK EKONOMI SIRKULAR BERKELANJUTAN KABUPATEN BUNGO. Jurnal Pengabdian Pendidikan Masyarakat (JPPM), 6(2), 316–323. https://doi.org/10.52060/jppm.v6i2.3430

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free