Nilai Teologis Masikka': Sebuah Ritus di Rantai Damai

  • Manguju Y
N/ACitations
Citations of this article
17Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Budaya Masikka’ sangat penting untuk diketahui makna dan nilai-nilai teolo- gisnya agar warga Gereja dapat memahaminya dalam konteks Kekristenan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yaitu dengan mengamati dan melakukan wawancara dengan tujuan mendapatkan informasi tentang syair masikka’ yang menggunakan per- paduan bahasa antara Bugis dan Toraja agar menemukan makna syair dan nilai-nilai teo- logis yang terkandung di dalamnya. Pada hakekatnya masikka’ dilakukan oleh karena orang-orang tersebut dianggap telah berjasa, berpengaruh, berguna dan telah memberi teladan sebagai pemimpin dan juga pahlawan bagi masyarakat Rante Balla. Dalam konsep Kekristenan, masikka’ merupakan syair ratapan yang menceritakan proses per- jalanan orang yang telah meninggal menuju kepada Sang Penciptanya dengan cara dinyanyikan oleh sekelompok orang secara bergantian. Budaya masikka’ jika ditinjau dari perspektif iman Kristen juga mengandung nilai-nilai teologis, yaitu kosmologi, penghormatan, struktur sosial, hirarki, kebersamaan, kehidupan yang sementara, dan juga kesenian. Beberapa nilai ini juga dijelaskan di dalam Alkitab baik secara langsung maupun tidak langsung melalui cerita tokoh-tokoh Alkitab. Namun dalam prakteknya, budaya masikka’ belum mencerminkan nilai Kekristenan secara utuh sehingga perlu ditransformasikan ke dalam Kekristenan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Manguju, Y. N. (2020). Nilai Teologis Masikka’: Sebuah Ritus di Rantai Damai. BIA’: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen Kontekstual, 3(1), 114–127. https://doi.org/10.34307/b.v3i1.169

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free