Resolusi Konflik Pembangunan Gereja Baptis Indonesia di Tlogosari Semarang

  • Wijayanto W
N/ACitations
Citations of this article
117Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Tlogosari Kulon adalah salah satu kelurahan yang berada di Kecamatan Pedurungan Kota Semarang, mayoritas penduduknya adalah beragama Islam. Pada tanggal 1 Agustus 2019 terjadi konflik penghentian pembangunan Gereja Baptis Indonesia di Tlogosari Semarang. Tujuan dari penelitian yaitu untuk mencari penyebab konflik pembangunan Gereja Baptis Indonesia Tlogosari di Semarang dan bagaimana resolusi konflik pembangunan Gereja Baptis Indonesia Tlogosari Semarang. Metode penelitian yang dipakai adalah kualitatif lapangan (fieldresearch). Hasil penelitian yang di dapat yaitu pertama, penyebab konflik Pembangunan Gereja Baptis Indonesia di Tlogosari adalah warga Malangsari RT 06/RW 07 merasa kecewa karena dalam memperoleh Izin Mendirikan Bangunan (IMB) pihak Gereja memakai cara curang yaitu dengan penipuan tanda tangan warga. Selain itu juga warga khawatir jika ada Gereja Baptis Indonesia di tempat itu keimanan mereka menjadi terganggu. Kedua, resolusi konflik yang dilakukan oleh pemerintah kota adalah melalui mediasi yang kemudian dipimpin oleh Komnas HAM (Komisi Nasional Hak Asasi Manusia) sehingga Gereja diizinkan kembali membangun. Terlihat secara hukum pihak Gereja sudah dapat membangun Gereja tetapi secara sosial kemasyarakatan belum terlihat suatu damai positif.

Cite

CITATION STYLE

APA

Wijayanto, W. S. (2021). Resolusi Konflik Pembangunan Gereja Baptis Indonesia di Tlogosari Semarang. Jurnal Abdiel: Khazanah Pemikiran Teologi, Pendidikan Agama Kristen Dan Musik Gereja, 5(1), 57–73. https://doi.org/10.37368/ja.v5i1.235

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free