Abstract
Logam pencemar dari kendaraan dengan bahan bakar bensin bertimbal bisa terakumulasi dalam tubuh, menyerang organ-organ penting, bahkan merusak kualitas keturunan. Keracunan timbal (Pb) dapat dialami oleh pekerja bengkel melalui asap kendaraan yang sedang diperbaiki. Keracunan kronik timbal (Pb) yang paling sering adalah kelemahan, anoreksia, keguguran, tremor, turunnya berat badan, sakit kepala dan gejala saluran pencernaan. Timbal yang masuk dalam aliran darah dapat menyebabkan hipertensi, hal ini disebabkan karena timbal dapat menyebabkan meningkatnya produksi reactive oxygen species (ROS). Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui adanya hubungan antara adanya kandungan kadar timbal dalam darah dengan terjadinya hipertensi pada pekerja bengkel. Pemeriksaan kadar timbal dalam darah dilakukan dengan menggunakan alat MPAES dan pemeriksaan tekanan darah dilakukan dengan menggunakan alat tensimeter digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara kadar timbal dalam darah dengan tekanan darah pada pekerja bengkel di Kabupaten Gianyar pada Tahun 2019 dengan uji korelasi bivariate pearson menghasilkan sig. (2-tailed) sebesar 0.008 < 0.05 menunjukkan adanya korelasi antara variabel kadar timbal dalam darah dengan tekanan darah (hipertensi).
Cite
CITATION STYLE
Dwi putri, N. luh nova dilisca, & Idayani, S. (2021). Hubungan Kadar Timbal Dalam Darah dengan Tekanan Darah pada Pekerja Bengkel Kendaraan di Kecamatan Tampaksiring, Kabupaten Gianyar Tahun 2019. Bali Medika Jurnal, 8(1), 82–89. https://doi.org/10.36376/bmj.v8i1.175
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.