Agama Sebagai Basis Terciptanya Etika Global

  • Ismulyadi C
N/ACitations
Citations of this article
24Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Globalisasi secara umum merupakan bentuk keterbukaan dunia yang tidaklagi tersekat oleh wilayah administrasi negara, ideologi, agama, kultur budayamasyarakat dan keterpisahan geografi fisik tempat tinggal. Dunia bisa terbuka karenadipercepat oleh perkembangan teknologi komunikasi dan transportasi. Teknologitersebut dapat menembus batas berbagai sekat-sekat dunia manusia. Melalui saranateknologi informasi di jaman globalisasi pula, setiap orang bisa mendapatkan berita,baik dari hal yang paling dianggap tabu sampai yang paling suci sekalipun.Agama dipaksa masuk ke dalam dan berada dunia pusaran global. Karena itu,mekanisme pasar global harus juga dipelajari oleh agama-agama, jika agama-agamamasih ingin tetap eksis di dalam pusaran yang mahadahsyat ini. Sebagai contoh,meskipun pesan Kitab Suci esensinya tetap sama, masing-masing agama harus beranimerumuskan secara baru apa yang menjadi pesan Kitab Suci tersebut. Atau bila perlu,ada pembaruan ajaran-ajaran agama yang sudah tidak sesuai dengan sensitivitashumanisme kontemporer. Keberadaan agama di pusaran globalisasi menuntut sebuahpilihan. Pilihan ini tidak lain adalah ketika agama menentukan langkah yang tepat agarwajahnya, minimal mengakomodasai kerinduan dari roh zaman yang bertiup di erapasar bebas dan globalisasi.

Cite

CITATION STYLE

APA

Ismulyadi, C. B. (2013). Agama Sebagai Basis Terciptanya Etika Global. HUMANIKA, 13(1). https://doi.org/10.21831/hum.v13i1.3196

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free