Abstract
Membincangkan persoalan Agama dan Kebudayaan dalam konstruksi sosiologis tidaklah mudah. Kompleksitas area kajian ini membuat proses melakukan analisis keterkaitan antara satu aspek dengan aspek lainnya, harus dilakukan secermat mungkin. Apalagi jika harus dituntut untuk “menyimpulkan” satu fenomena keagamaan yang terkait dengan dinamika struktural dan kultural pada masyarakat yang sedang mengalami transisi budaya menuju masyarakat modern-informatif. Untuk itulah tulisan ini mencoba untuk memberikan sedikit gambaran bagaimana sosiologi menafsir agama sebagai realitas objektif dan sekaligus subyektif dalam latar sejarah masa lalu ataupun kekinian/kontemporer.
Cite
CITATION STYLE
Khodafi, M. (2023). Menafsir Realitas Keagamaan Secara Sosiologis. The Sociology of Islam, 6(1), 1–13. https://doi.org/10.15642/jsi.2023.6.1.1-13
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.