Male Gaze dalam Tari Sekapur Sirih Jambi

  • Sholikhah R
  • Udasmoro W
  • Fitriasari R
N/ACitations
Citations of this article
23Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Tari Sekapur Sirih adalah tari penyambutan tamu agung di Jambi. Tari ini wajib dibawakan untuk menyambut tamu agung di bandara/pelabuhan. Ditarikan oleh 9 orang perempuan dan 3 lakilaki sebagai pengawal. Gerakan yang ditampilkan bersifat feminin yaitu gerak wanita sedang merias diri. Penulis membahas beroperasinya male gaze yang terjadi di dalam tari Sekapur Sirih Jambi. Malegaze merupakan teori untuk membedah film. Penulis menggunakan teori ini untuk membedah seni pertunjukan yakni tari. Untuk melihat beroperasinya male gaze di dalam tari dapat dilihat dari panggung pertunjukan dan juga gerak tarinya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan melakukan studi pustaka, observasi dan wawancara. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa beroperasinyamale gaze dalam sebuah seni pertunjukan taridapat dilihat dari bentuk panggung, pencahayaan dan gerak penari.

Cite

CITATION STYLE

APA

Sholikhah, R. L., Udasmoro, W., & Fitriasari, Rr. P. D. (2020). Male Gaze dalam Tari Sekapur Sirih Jambi. Jantra., 15(2), 139–148. https://doi.org/10.52829/jantra.v15i2.140

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free