Abstract
Ekstrak rimpang rumput teki (Cyperus rotundus L.) dilaporkan mempunyai aktivitas terhadap bakteri Staphylococcus aureus. Untuk memudahkan penggunaan rimpang rumput teki sebagai antibakteri pengobatan sariawan, maka diformulasi dalam bentuk sediaan gel. Formula gel mulut mengandung ekstrak etanol rimpang rumput teki dengan konsentrasi 3% (F1), 5% (F2), dan 7% (F3). Evaluasi sediaan yang dilakukan yaitu pemeriksaan organoleptis, homogenitas, pH, daya menyebar, dan uji stabilitas. Pengujian aktivitas antibakteri sediaan gel mulut terhadap Staphylococcus aureus menggunakan metode difusi agar. Hasil evaluasi menunjukkan sediaan stabil dalam penyimpanan, homogen, memenuhi persyaratan pH mulut (5,5 – 7,9), serta memiliki diameter daya sebar terbesar yaitu 1,8630 cm2. Parameter adanya aktivitas antibakteri ditunjukkan dengan terbentuknya diameter zona hambat, dimana F1, F2, dan F3 secara berurutan mempunyai nilai diameter rata – rata terhadap bakteri Staphylococcus aureus yaitu 11,83 mm, 14,08 mm, 15,66 mm. Hasil analisis statistik ANOVA satu arah terdapat perbedaan daya hambat yang bermakna antara F1 dengan F2 dan F3 tetapi antara F2 dan F3 tidak berbeda secara nyata. Berdasarkan hasil evaluasi fisika yang dilakukan, ekstrak etanol rimpang rumput teki dapat diformulasi menjadi sediaan gel dan memiliki aktivitas sebagai antibakteri.
Cite
CITATION STYLE
Yenti, R. (2020). FORMULASI GEL MULUT EKSTRAK ETANOL RIMPANG RUMPUT TEKI (Cyperus rotundus L.) UNTUK SARIAWAN SERTA UJI AKTIVITAS TERHADAP Staphylococcus aureus. SCIENTIA : Jurnal Farmasi Dan Kesehatan, 10(1), 63. https://doi.org/10.36434/scientia.v10i1.244
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.