PROSES BIMBINGAN DAN KONSELING TERHADAP ANAK KORBAN PERCERAIAN

  • Anwar T
  • Andini S
  • Siregar S
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
31Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Perceraian ialah berakhirnya suatu pernikahan. Saat kedua pasangan tak ingin melanjutkan kehidupan pernikahannya, mereka bisa meminta pemerintah untuk dipisahkan. Selama perceraian, pasangan tersebut harus memutuskan bagaimana membagi harta benda masing-masing yang diperoleh selama pernikahan (seperti rumah, mobil, perabotan atau kontrak), dan bagaimana mereka menerima biaya dan kewajiban merawat anak-anak mereka. Faktor yang paling berat dalam kasus perceraian adalah bagaimana memberikan pengaruh dan bagaimana memulihkan kembali hubungan yang baik dan stabil, menciptakan keakraban bagi kedua orang tua. Pengaruh orang tua dapat menciptakan kekuatan pada diri anak. Penggaruh ini akan tetap bertahan sampai 5 tahun berikutnya. Kebiasaan mengunjungi masih penting bagi sebagian besar anak. Meskipun demikian, kasus perceraian itu tetap membawa dampak dalam perkembangan sosial dan emosi anak.

Cite

CITATION STYLE

APA

Anwar, T. A., Andini, S., Siregar, S. R., & Saragih, S. D. Br. (2023). PROSES BIMBINGAN DAN KONSELING TERHADAP ANAK KORBAN PERCERAIAN. PEMA (JURNAL PENDIDIKAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT), 1(2), 115–121. https://doi.org/10.56832/pema.v1i2.130

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free