Memahami Maniamas dari tinjauan aksiologi musikal dalam ritual Nyobeng di desa Hli-buie Kalimantan Barat

  • Putra Z
  • Olendo Y
N/ACitations
Citations of this article
8Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Peranan Maniamas dalam ritual Nyobeng perlu dikaji secara lebih mendalam akan tinjauan aksiologi musikalnya Peranan tersebut terwujud dalam simbol komunikasi, musik Maniamas sebagai suatu yang sakral dan terjaga, pola permainan musik Maniamas, dan karakteristik Maniamas dalam ritual Nyobeng. Semua peranan tersebut ditinjau dari aksiologi musikal pada musik Maniamas. Peneliti menggunakan metode kualitatif dengan jenis semiotika, etnografi, dan etnomusikologi. Perwujudan komunikasi musik Maniamas ditampilkan dalam signifikansi hubungan dengan Tuhan atas ucapan syukur atas hasil ngayau (lampau) dan hasil panen (sekarang). Konteks musik Maniamas sebagai instrumen sakral ditunjukan dengan bunyi-bunyian atas Maniamas hanya boleh dimainkan ketika terjadi prosesi ritual. Pola permainan dan karaktersitik musik Maniamas sebagai pengiring ritual Nyobeng memiliki keunikan pada instrumen gutang dan sibakng.

Cite

CITATION STYLE

APA

Putra, Z. A. W., & Olendo, Y. O. (2024). Memahami Maniamas dari tinjauan aksiologi musikal dalam ritual Nyobeng di desa Hli-buie Kalimantan Barat. Imaji: Jurnal Seni Dan Pendidikan Seni, 22(2), 134–141. https://doi.org/10.21831/imaji.v22i2.71508

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free