Abstract
Diperkirakan akan ada 15 juta kasus kanker baru seperti yang diprediksi oleh Badan Kesehatan Dunia. Sayangnya tata laksana nyeri kanker masih di bawah standar. Hal yang terpenting dalam mengobati nyeri kanker adalah menentukan nyeri macam apa yang diderita oleh pasien. Setelah itu pengobatan dilakukan dengan penggunaan anak tangga nyeri. Opioid terutama morfin masih merupakan obat utama dalam tata laksana kanker.
Cite
CITATION STYLE
APA
Lukman, G., & Harjanto, E. (2007). Tata Laksana Farmakologis Nyeri Kanker. Indonesian Journal of Cancer, 1(3). https://doi.org/10.33371/ijoc.v1i3.23
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.
Already have an account? Sign in
Sign up for free