Literature Review : Hubungan Preeklamsia Dengan Persalinan Preterm

  • Sitti Syafirah Amaliyah Syarief
  • Masita Fujiko
  • Kartika Handayani
N/ACitations
Citations of this article
54Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Preeklamsia merupakan salah satu komplikasi kehamilan yang ditandai dengan hipertensi dan proteinuria setelah usia kehamilan 20 minggu, dan menjadi faktor risiko utama terjadinya persalinan preterm. Kondisi ini tidak hanya membahayakan kesehatan ibu, tetapi juga berdampak serius pada kelangsungan hidup dan perkembangan janin. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara preeklamsia dan kejadian persalinan preterm. Metode penelitian adalah literature review dari 8 artikel jurnal yang dipublikasikan antara tahun 2020 hingga 2025 dengan fokus pada desain penelitian kuantitatif seperti studi observasional dan analitik. Hasil analisis menunjukkan bahwa preeklamsia berkontribusi signifikan terhadap meningkatnya angka kelahiran prematur, baik secara spontan maupun indikasi medis. Faktor determinan yang ditemukan gangguan pertumbuhan janin (IUGR), ketuban pecah dini, dan gawat janin yang menyebabkan tenaga medis mengambil keputusan mempercepat persalinan untuk keselamatan ibu dan bayi. Berdasarkan temuan ini, disimpulkan bahwa deteksi dini dan penanganan preeklamsia secara tepat sangat penting dalam menurunkan risiko persalinan preterm dan komplikasi lanjutannya.

Cite

CITATION STYLE

APA

Sitti Syafirah Amaliyah Syarief, Masita Fujiko, & Kartika Handayani. (2025). Literature Review : Hubungan Preeklamsia Dengan Persalinan Preterm. The Indonesian Journal of General Medicine, 14(1), 1–16. https://doi.org/10.70070/txd0mv82

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free