Bargaining: Revisi Teori Perimbangan Kekuatan dalam Hubungan Diplomasi Indonesia, Malaysia, Cina dan Amerika Serikat

  • Montratama I
  • Yani Y
N/ACitations
Citations of this article
94Readers
Mendeley users who have this article in their library.
Get full text

Abstract

Tulisan ini berupaya untuk mengkritisi teori perimbangan kekuatan dan menawarkan strategi alternatif. Telah lebih dari tiga abad Teori Perimbangan Kekuatan (TPK) menjadi konsep utama dari paham Realis. Namun bagi negara lemah dalam menghadapi aliansi lawan yang lebih kuat, TPK hanya menawarkan dua opsi strategi: Balancing dan Bandwagoning. Kedua solusi itu tdak cocok bagi negara lemah yang netral, sehingga perlu dirancang strategi ketiga – yang mampu meningkatkan kekuatan relatif namun tetap memelihara netralitas politik negara lemah. Strategi ketiga itu penulis sebut dengan Bargaining – yang mengutamakan manfaat kemitraan strategis sebagai instrumen diplomasi.

Cite

CITATION STYLE

APA

Montratama, I., & Yani, Y. M. (2017). Bargaining: Revisi Teori Perimbangan Kekuatan dalam Hubungan Diplomasi Indonesia, Malaysia, Cina dan Amerika Serikat. Intermestic: Journal of International Studies, 2(1), 53. https://doi.org/10.24198/intermestic.v2n1.5

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free