STUDI PERBANDINGAN PENCAMPURAN 4 JENIS LIMBAH YANG SULIT DIDAUR ULANG TERHADAP PENINGKATAN PROPERTI TANAH

  • Stanislaus S
  • Prihatiningsih A
N/ACitations
Citations of this article
10Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Keadaan tanah memiliki peran penting terhadap keperluan konstruksi dalam bidang teknik sipil, tanah berfungsi untuk menopang suatu bangunan konstruksi di atasnya, namun di beberapa tempat di Indonesia terdapat daerah yang memiliki tanah yang kurang baik seperti memiliki daya dukung rendah, hal ini sangat berpengaruh terhadap proses konstruksi. Selain tanah yang kurang baik limbah juga merupakan faktor permasalahan utama yang terjadi di Indonesia, limbah yang dibuang dan tertumpuk pada satu wilayah tertentu dapat menyebabkan dampak negatif terhadap lingkungan. Untuk menghindari hal tersebut maka dilakukanlah suatu penelitian agar limbah yang tidak dapat didaur ulang tersebut dapat digunakan sebagai bahan stabilisasi tanah, dan diharapkan dapat meningkatkan daya dukung dari tanah itu sendiri.Penelitian ini menggunakan tanah clay shale dari daerah Cietereup Sentul Bogor. Pengujian menggunakan unconfined compression test dengan komposisi variasi limbah yaitu serbuk kaca, abu sekam padi, styrofoam, dan fly ash type F sebesar 10% berdasarkan volume mold unconfined compression test.

Cite

CITATION STYLE

APA

Stanislaus, S., & Prihatiningsih, A. (2019). STUDI PERBANDINGAN PENCAMPURAN 4 JENIS LIMBAH YANG SULIT DIDAUR ULANG TERHADAP PENINGKATAN PROPERTI TANAH. JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil, 2(3), 117. https://doi.org/10.24912/jmts.v2i3.5815

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free