Abstract
Kecamatan Serang merupakan wilayah dengan proporsi penduduk terbesar, tetapi memiliki luas wilayah terkecil di Kota Serang. Pertumbuhan penduduk dalam pembangunan perkotaan yang tidak diiringi dengan pertambahan luas wilayah akan mengakibatkan penurunan kualitas lingkungan perkotaan. Oleh karena itu, di suatu kota perlu menyediakan Ruang Terbuka Hijau (RTH) sebagai penyeimbang lingkungan. Kualitas citra akan jauh lebih baik bila menggunakan teknologi UAV (Unmanned Aerial Vehicle) atau drone untuk menampilkan visualisasi RTH. Dengan demikian, tujuan penelitian ini untuk mengetahui luasan RTH publik menggunakan drone dan menganalisis kesesuaiannya terhadap kebutuhan RTH berdasarkan luas wilayah dan jumlah penduduk di Kecamatan Serang, Banten. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan menggunakan metode survei. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kecamatan Serang memiliki luas ketersediaan RTH publik sebesar 108.348,81 m2 (0,41% dari luas wilayah). Hasil perhitungan kebutuhan RTH publik yang harus terpenuhi berdasarkan luas wilayah ialah 5.176.000 m², di mana 20% dari total luas wilayah dan berdasarkan jumlah penduduk ialah 4.523.920 m². Kawasan perkotaan di Kecamatan Serang belum dapat memenuhi kebutuhan RTH dari segi luas wilayah dan jumlah penduduk
Cite
CITATION STYLE
Rahman, A., Fitriani, R., & Usman, U. (2024). Penentuan ruang terbuka hijau (RTH) menggunakan drone dan analisis kesesuaian di Kecamatan Serang, Banten. Jurnal Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan (Journal of Environmental Sustainability Management), 53–70. https://doi.org/10.36813/jplb.8.1.53-70
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.