Abstract
Bejeghum merupakan salah satu kebudayaan yang ada di Bengkulu Selatan. Kegiatan bejeghum dilakukan pada berbagai konteks. Pada pelaksanaannya, seseorang akan datang ke rumah setiap masyarakat di Kedurang dengan tujuan untuk mengundang agar hadir pada kegiaatn tertentu. Bejeghum dilakukan oleh seorang perempuan, bukan oleh laki-laki. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan berbagai jenis bejeghum dan fungsi bahasa pada komunikasi yang dilakukan saat bejeghum. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kualitatif. Data dikumpulkan dengan cara observasi dan wawancara. Tahapan teknik analisis data meliputi pengumpulan data, pemilihan data, penafsiran data, dan penyimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa budaya bejeghum terdiri atas banyak jenis seperti bejeghum saat acara bahagia dan bejeghum saat adanya berita duka. Bejeghum saat ada yang menikah, meninggal dunia, syukuran, dan bejeghum untuk kegiatan kebudayaan tertentu. Lebih jauh, bahasa yang digunakan dapat berupa permohonan, perintah, undangan, dan pemberitahuan. Hal ini menunjukkan bahwa bejeghum memiliki banyak karakteristik berdasarkan tujuannya.
Cite
CITATION STYLE
Junaidi, F. (2020). ANALISIS FUNGSI BAHASA DALAM KOMUNIKASI ADAT BEJEGHUM: KAJIAN SOSIOPRAGMATIK. Jermal, 1(2), 79–88. https://doi.org/10.31629/jermal.v1i2.2709
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.