Abstract
Salah satu faktor yang dianggap mempengaruhi tingkat perekonomian masyarakat nelayan dalam hal fluktuasi pendapatan yaitu pandemi Covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendapatan nelayan dimasa pandemi Covid-19 pada tahun 2021 di wilayah Kabupaten Cilacap. Metode yang digunakan melalui studi kasus menggunakan analisis tren (time series) dengan memanfaatkan penelitian deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa beberapa bahan pokok makanan tidak secara langsung berpengaruh terhadap pendapatan nelayan menggunakan perahu motor. Sedangkan harga solar berpengaruh secara langsung terhadap pendapatan nelayan. Pendapatan nelayan selama pandemi covid 19 menurun karena harga ikan yang rendah. Dapat disimpulkan bahwa pandemi Covid-19 secara tidak langsung berdampak terhadap pendapatan nelayan di Kabupaten Cilacap yang diakibatkan oleh turunnya harga penjualan ikan, walaupun jumlah hasil tangkapan tergantung pada musim angin. Sehingga perlu adanya penanganan lebih lanjut dari pemerintah dalam memberikan kepastian dan perlindungan terhadap keberlanjutan usaha tangkap ikan di Kabupaten Cilacap ke depan, berupa pembentukan kelompok nelayan agar hasil tangkap ikan dapat dijual di pasar secara bersama sehingga dapat menekan biaya transportasi. Penjualan ikan di pasar dapat meningkatkan perolehan harga lebih tinggi dibandingkan dijual di tengkulak. Membuat koperasi simpan pinjam untuk memberikan pinjaman pada saat nelayan mengalami penurunan penghasilan. Dan yang terakhir dengan mengarahkan nelayan untuk mengolah terlebih dahulu hasil tangkap ikannya agar didapatkan nilai jual yang lebih tinggi.
Cite
CITATION STYLE
Cahyandi, K. (2022). Pengaruh Penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) pada Pendapatan Masyarakat Nelayan di Kabupaten Cilacap. Saintara : Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Maritim, 6(1), 39–44. https://doi.org/10.52475/saintara.v6i1.143
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.