Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Sosial Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Terhadap Pengembangan Berpikir Kritis Siswa Di SMAN 14 Garut

  • Salamudin C
  • Elin Merliana Amelia
N/ACitations
Citations of this article
159Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Critical thinking is essential in education as it enhances students' cognitive abilities during learning activities. However, critical thinking has not yet become a prevalent habit among students, resulting in some students being passive in the learning process, hesitant to express opinions, or ask questions. The social inquiry learning model in Islamic Education subjects is an approach that adapts to students' experiences, enabling them to find answers independently. Consequently, the social inquiry learning model can foster critical thinking in students. The purpose of this research is to describe the impact of the social inquiry learning model in Islamic Education subjects on the development of students' critical thinking skills. This will help determine the extent of the relationship between the application of the social inquiry learning model in Islamic Education subjects (Variable X) and the development of students' critical thinking skills (Variable Y). The method used in this research is the inferential quantitative method, which involves collecting data or information about the phenomenon being studied. Data collection techniques include questionnaires distributed to 25 respondents, observations, and documentation studies. Data processing was conducted through statistical data analysis. The research results show that the social inquiry learning model in Islamic Education subjects achieved a score of 4.056, placing it within the 3.01-4.00 interval range, classified as good. Meanwhile, the development of students' critical thinking skills had an average score of 3.976, also within the 3.01-4.00 interval range, classified as good. Based on statistical tests, there is an influence of the social inquiry learning model in Islamic Education subjects at 38.59%, while other factors influencing students' critical thinking skills account for 61.41% but were not examined in this study. Keywords : Social Inquiry Learning Model, Islamic Education Subject, Students' Critical ThinkingBerpikir kritis merupakan hal yang sangat penting dalam pembelajaran karena akan meningkatkan kemampuan berpikir siswa dalam praktek pembelajaran. selama ini berpikir kritis belum menjadi salah satu yang membudaya di kalangan siswa, sehingga masih ada siswa yang pasif dalam proses belajar, tidak berani berpendapat maupun bertanya. Model pembelajaran inkuiri sosial pada  mata pelajaran Pendidikan Agama Islam merupakan model yang beradaptasi pada pengalaman siswa dan membuat siswa mampu menemukan jawaban sendiri. Sehingga model pembelajaran inkuiri sosial bisa membuat siswa berpikir kritis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pengaruh model pembelajaran inkuiri sosial pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam terhadap pengembangan berpikir kritis siswa. Dengan demikian, dapat mengetahui sejauh mana hubungan antara penerapan model pembelajaran inkuiri sosial pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (Variabel X), dengan pengembangan berpikir kritis siswa (Variabel Y).  Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif inferensial, dengan mengumpulkan data atau informasi tentang fenomena yang diteliti. Teknik pengumpulan data adalah kuesioner yang disebarkan kepada 25 responden, observasi dan studi dokumentasi. Sedangkan pengolahan data dilakukan melalui analisis data statistik. Hasil penelitian menjukkan bahwa  model pembelajaran inkuiri sosial pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam sebesar 4,056 dengan demikian rata-rata tersebut berada pada daerah interval 3,01-4,00, termasuk dalam kategori baik. Sedangkan pengembangan berpikir kritis siswa memilki rata-rata sebesar 3,976 dengan demikian nilai rata-rata tersebut berada pada daerah interval 3,01-4,00, termasuk dalam kategori baik. Berdasarkan uji statistik terdapat pengaruh antara model pembelajaran inkuiri sosial pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam sebesar 38,59%, sedangkan faktor-fakror lain yang mempengaruhi berpikir kritis siswa sebanyak 61,41% namun tidak diteliti dalam penelitian ini. Kata Kunci      : Model Pembelajaran Inkuiri Sosial, Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam, Berpikir Kritis Siswa

Cite

CITATION STYLE

APA

Salamudin, C., & Elin Merliana Amelia. (2022). Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Sosial Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Terhadap Pengembangan Berpikir Kritis Siswa Di SMAN 14 Garut. Masagi, 1(1), 1–14. https://doi.org/10.37968/masagi.v1i1.101

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free