Etika lingkungan dalam pasang ri kajang pada masyarakat adat Kajang

  • Badewi M
N/ACitations
Citations of this article
148Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Masyarakat adat Kajang adalah salah satu komunitas adat di nusantara yang hingga saat ini masih memegang teguh adat dan budaya yang diwariskan secara turun temurun berdasarkan pasang ri kajang, sebuah budaya yang dianggap unik karena cenderung menolak pengaruh modernisasi atau pengaruh perubahan yang bersumber dari luar pemahaman pasang ri kajang. Tulisan ini bertujuan memahami konsep etika lingkungan masyarakat adat Kajang yang bersumber dari pasang ri kajang berdasarkan teori Carolyn Merchant yang menganggap bumi sebagai ibu. Konsep hidup kamase-mase menjadikan masyarakat adat Kajang hidup secara harmonis dengan alam dan lingkungannya, dengan meyakini bahwa bumi sebagai Anrongta atau ibu kita. Hal itulah yang menjadikan alam dan lingkungan dalam kawasan adat Kajang tetap lestari hingga hari ini.

Cite

CITATION STYLE

APA

Badewi, M. H. (2018). Etika lingkungan dalam pasang ri kajang pada masyarakat adat Kajang. Jurnal Citizenship: Media Publikasi Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan, 1(2), 66. https://doi.org/10.12928/citizenship.v1i2.13619

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free