Gangguan Kognitif Pasca-Stroke – Tinjauan Sistematik

  • Pradhea T
  • Dwikarlina I
  • Putra A
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
28Readers
Mendeley users who have this article in their library.
Get full text

Abstract

Pendahuluan: Seiring dengan meningkatnya jumlah penyintas stroke, meningkat pula kejadian gangguan kognitif yang merupakan salah satu komplikasi jangka panjang pasca-stroke. Komplikasi gangguan kognitif pasca-stroke penting diperhatikan karena berdampak menurunkan kualitas hidup, terutama pada lansia. Metode: Studi tinjauan literatur dari sumber database ScienceDirect, PubMed, Google Scholar, dan Cochrane menggunakan beberapa kata kunci yang telah ditentukan. Hasil dan Diskusi: Didapatkan 9 artikel yang dianalisis. Penilaian gangguan kognitif pasca-stroke menggunakan MMSE dan MoCA. Sebagian besar pasien diketahui mengalami gangguan kognitif pasca-stroke mulai dari gangguan kognitif ringan hingga demensia vaskular atau demensia tipe lainnya. Faktor-faktor yang meningkatkan risiko meliputi usia lanjut, wanita, tingkat dan durasi pendidikan lebih pendek, lokasi lesi tertentu di hemisfer kiri dengan keterlibatan struktur otak tertentu, tekanan darah tidak terkontrol dan fluktuatif, riwayat stroke dalam keluarga, penyakit komorbid, serta kehidupan sosial individualis. Simpulan: Stroke signifikan meningkatkan risiko gangguan kognitif dan demensia.

Cite

CITATION STYLE

APA

Pradhea, T. A., Dwikarlina, I., Putra, A. W., Agustina, L., & Nardian, D. F. (2024). Gangguan Kognitif Pasca-Stroke – Tinjauan Sistematik. Cermin Dunia Kedokteran, 51(12), 714–721. https://doi.org/10.55175/cdk.v51i12.1239

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free