Abstract
ASEAN-Australia-New Zealand Free Trade Area (AANZFTA) adalah kawasan perdagangan bebas terbentuk pada tahun 2009. Awal pembentukannya adalah adanya penurunan tarif bea masuk komoditas garam. Kebijakan tersebut berdampak terhadap trade creation (TC) dan trade diversion (TD). Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan menganalisis terjadinya TC dan TD pada komoditas garam. Pendekatan yang digunakan adalah elastisitas permintaan impor dan elastisitas substitusi untuk estimasi model TC dan TD yang dikembangkan oleh Bank Dunia. Hasil penelitian yang didapat adalah adanya keuntungan berupa TC dan TD yang didominasi oleh Australia (99%) dan anggota lainnya (1%).
Cite
CITATION STYLE
Nugraha, D. T., Irawan, T., & Hakim, D. B. (2020). Trade Creation dan Trade Diversion Indonesia dengan AANZFTA pada Komoditas Garam. Jurnal Ekonomi Dan Pembangunan Indonesia, 20(1), 94–110. https://doi.org/10.21002/jepi.2020.06
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.