Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk dapat mengetahui seberapa besar kontribusi Hardiness dan Psychological Capital terhadap Work Engagement pada Anggota Dewan di Kabupaten Tasikmalaya. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan deduktif. Teknik sampling menggunakan sampling jenuh, yaitu dengan seluruh jumlah sampel sebanyak 50 orang Anggota Dewan Kabupaten Tasikmalaya. Instrumen yang digunakan adalah alat ukur OHQ dengan nilai hasil alpha cronbach 0.930, lalu alat ukur PCQ dengan hasil nilai alpha cronbach 0.969, dan alat ukur UWES-17 dengan nilai alpha cronbach 0.948. Hasil penelitian terdapat kontribusi antara Hardiness terhadap Work Engagement sebesar 33.2%, terdapat kontribusi Psychological Capital terhadap Work Engagement sebesar 53.3%, dan terdapat kontribusi Hardiness dan Psychological Capital secara simultan terhadap Work Engagement sebesar 54.4%. Secara keseluruhan skor terbanyak anggota dewan pada skala Hardiness (54%), skala Psychological Capital (48%) dan skala Work Engagement (58%) berada pada kategori sedang. Adapun saran untuk penelitian selanjutnya agar dapat melakukan penelitian dengan metode berbeda seperti mix method.
Cite
CITATION STYLE
Mustarie, R. D. Y. G., & Pratiwi, E. A. (2024). Kontribusi Hardiness dan Psychological Capital terhadap Work Engagement pada Angota Dewan Kabupaten Tasikmalaya. Humanitas (Jurnal Psikologi), 8(2), 225–238. https://doi.org/10.28932/humanitas.v8i2.8669
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.