Abstract
Batu ginjal disebabkan oleh garam kalsium di dalam urin. Buah takokak (Solanum torvum Swartz) mengandung senyawa kimia flavonoid, alkaloid, tanin, saponin, kuinon dan steroid. Kandungan flavonoid di dalam tanaman takokak diduga bisa digunakan sebagai peluruhan batu ginjal. Penelitian ini bertujuan mengetahui kadar kalsium terlarut dalam ekstrak etanol dan beberapa fraksi buah takokak secara in vitro. Proses perendaman batu ginjal diinkubasi pada suhu 37⁰C selama 5 jam. Kalsium yang terlarut diukur menggunakan spektrofotometer Visibel pada λ maksimal 506,5 nm. Berdasarkan kurva kalibrasi standar Ca didapatkan persamaan regresi linier y=0,0162 x + 0,1862 dengan r2= 0,9939. Sehingga diperoleh persentase kalsium batu ginjal yang terlarut dalam ekstrak etanol, fraksi n-heksana, fraksi etil asetat dan fraksi air buah takokak berturut-turut 80,49%; 16,3%; 71,85%, dan 33,58%. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol buah takokak paling banyak melarutkan kalsium batu ginjal karena mungkin senyawa flavonoid lebih banyak tertarik dalam ekstrak etanol buah takokak dibandingkan dengan fraksi etil asetat dan fraksi air.
Cite
CITATION STYLE
Susanti, A. D., & Nisa, A. S. (2023). KELARUTAN KALSIUM BATU GINJAL DALAM FRAKSI ETIL ASETAT, N-HEKSANA DAN AIR DARI EKSTRAK ETANOL BUAH TAKOKAK (Solanum torvum Swartz). Klinikal Sains : Jurnal Analis Kesehatan, 11(1), 44–53. https://doi.org/10.36341/klinikal_sains.v11i1.3337
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.