Abstract
Biji pinang (Areca catechu) memiliki kandungan senyawa tanin yang berfungsi sebagai antioksidan. Untuk mendapatkan senyawa tersebut dibutuhkan proses ekstraksi biji pinang. Perlakuan pendahuluan sebelum ekstraksi menggunakan Pulsed Electric Field (PEF) terbukti dapat meningkatkan rendemen dan kualitas antioksidan ekstrak dibandingkan kontrol. Oleh karena itu, dilakukan penelitian ekstraksi biji pinang dengan perlakuan pendahuluan PEF menggunakan variasi frekuensi dan waktu aplikasi PEF dengan medan listrik sebesar 450 v/cm. Rancangan percobaan pada penelitian ini adalah rancangan acak kelompok faktorial dengan dua faktor. Faktor pertama adalah frekuensi PEF dengan tiga level yaitu 1; 1,5; dan 2 kHz dan faktor kedua adalah waktu aplikasi PEF dengan tiga level yaitu 20, 25 dan 30 detik. Ekstrak biji pinang hasil ekstraksi dengan perlakuan pendahuluan PEF dengan kombinasi frekuensi dan lama waktu PEF tidak menghasilkan rendemen dan kualitas yang berbeda secara signifikan. Pemilihan perlakuan terbaik didasarkan atas aspek ekonomi dari perlakuan dan telaah ANOVA karena setiap parameter dan setiap perlakuan tidak berbeda signifikan. Frekuensi dan lama waktu PEF terbaik terhadap rendemen dan kualitas antioksidan ekstrak biji pinang adalah 1 kHz dan 20 detik dengan nilai rendemen 5,6%; kadar air 7,78%; nilai IC50 277,56 ppm; dan kadar tanin 442,36 mg GAE/g. Hasil analisis spektrofotometri FTIR menunjukkan bahwa serapan yang dihasilkan memiliki gugus fungsi yang menunjang keberadaan tanin.
Cite
CITATION STYLE
Rahmah, N. L., Sukardi, S., & Dila, I. N. (2019). APLIKASI PERLAKUAN PENDAHULUAN PULSED ELECTRIC FIELD (PEF) PADA EKSTRAKSI TANIN BIJI PINANG (Areca catechu) (KAJIAN FREKUENSI DAN WAKTU PEF). Jurnal Teknologi Industri Pertanian, 29(1), 45–52. https://doi.org/10.24961/j.tek.ind.pert.2019.29.1.45
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.