Abstract
Generation Z is one of the largest populations living side by side with other generations. Some of the existence of generation Z did not have a good influence but instead became a trigger for disputes that occurred. So that a series of conflicts, clashes, violence, and intolerance occur almost every year. A peaceful life in a life that is everyone's dream is just wishful thinking. To achieve this dream, everyone must continue and continue to strive for peace according to their respective portions. The same goes for generation Z. Generation Z needs peace in their lives. This peace is needed so that generation Z does not become a trigger for the absence of peace in certain situations. To obtain peace, generation Z must be peacemakers. Just as Jesus taught through the Gospel of Matthew, blessed are those who bring peace. The purpose of this study is to find the meaning of peacemaker that will be implemented to generation Z based on the example of Jesus Christ. The design used is qualitative by collecting data in a literature study. The analysis used is lexical, grammatical, and near and far contexts. The result of this writing is the meaning of peacemaker in application to generation Z based on Matthew 5:9. In conclusion, the meaning of peacemaker that will be applied to generation Z based on Matthew 5:9 is an appropriate idea to be put into practice. Generasi Z merupakan salah satu populasi terbesar yang hidup berdampingan dengan generasi-generasi lainnya. Beberapa keberadaan generasi Z tersebut tidak memberikan pengaruh yang baik tetapi malahan menjadi pemicu pertikaian yang terjadi. Sehingga rentetan konflik, bentrokan, kekerasan dan intoleransi hampir terjadi tiap tahunnya. Hidup yang penuh damai sejahtera dalam kehidupan yang merupakan impian semua orang hanya sebatas angan-angan belaka. Untuk mencapai impian tersebut, semua orang harus terus dan tetap mengupayakan perdamaian sesuai dengan porsinya masing-masing. Begitu pulalah dengan generasi Z. Generasi Z memerlukan kedamaian dalam hidupnya. Kedamaian tersebut diperlukan agar generasi Z tersebut tidak menjadi pemicu akan ketidakhadiran kedamaian dalam situasi tertentu. Dalam upaya memperoleh kedamaian tersebut generasi Z harus menjadi pembawa damai. Sama seperti apa yang Yesus ajarkan melalui Injil Matius yaitu berbahagialah mereka yang membawa damai. Tujuan penelitian ini untuk menemukan makna pembawa damai yang akan diimplementasikan kepada generasi Z berdasarkan teladan Yesus Kristus. Ancangan yang digunakan adalah kualitatif dengan menghimpun data secara studi pustaka. Analisis yang dipakai adalah leksikal, gramatikal dan konteks dekat dan jauh. Hasil penulisan ini adalah makna pembawa damai dalam penerapan kepada generasi Z berdasarkan Matius 5:9. Kesimpulannya makna pembawa damai yang akan diterapkan kepada generasi Z berdasarkan Matius 5:9 menjadi suatu gagasan yang tepat untuk dapat dipraktikkan.
Cite
CITATION STYLE
Panggabean, V. Y., & Santo, J. C. (2023). Generasi Z yang Menjadi Pembawa Damai: Tinjauan Biblikal Matius 5:9. Miktab: Jurnal Teologi Dan Pelayanan Kristiani, 3(1), 1. https://doi.org/10.33991/miktab.v3i1.474
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.