Abstract
Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh ketebalan mulsa organik Kirinyuh (Chromolaena odorata) terhadap pertumbuhan rumput Brachiaria hybrid cv. Mulato. Materi yang digunakan berupa mulsa organik Kirinyuh (Chromolaena odorata), pols rumput Brachiaria hybrid cv. Mulato. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 4 ulangan, total 16 unit percobaan. Perlakuan tersebut adalah : M0 : tanpa mulsa, M1 ketebalan : 1 cm, M2 ketebalan : 3 cm, M3 ketebalan: 5 cm. Variabel yang diteliti adalah tinggi tanaman, jumlah anakan, dan jumlah daun. Data dianalisis dengan sidik ragam (ANOVA) dan uji lanjut Duncan. Hasil analisis ragam (ANOVA) menunjukkan bahwa perlakuan berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap tinggi tanaman, jumlah anakan, dan jumlah daun rumput Brachiaria hybrid cv. Mulato. Hasil uji lanjut Duncan menunjukkan bahwa antar perlakuan M0:M1, M0:M2, M0:M3 berbeda nyata (P<0,05) dan antar perlakuan M1:M2:M3 tidak berbeda nyata (P>0,05) terhadap tinggi tanaman, jumlah anakan dan jumlah daun rumput Brachiaria hybrid cv. Mulato. Kesimpulan pemberian mulsa organik Kirinyuh (Chromolaena odorata) mempengaruhi performa pertumbuhan tanaman rumput Brachiaria hybrid cv. Mulato, performa terbaik diperoleh pada M2 yakni tinggi tanaman (34.79 cm), jumlah anakan (22,88 anakan) dan jumlah daun (100,15 helai).
Cite
CITATION STYLE
Kore, M. J. T., Nastiti, H. P., & Osa, D. B. (2024). Pengaruh Ketebalan Mulsa Organik Kirinyuh (Chromolaena odorata) terhadap Pertumbuhan Rumput Mulato (Brachiaria hybrid cv. Mulato). Animal Agricultura, 2(1), 340–347. https://doi.org/10.59891/animacultura.v2i1.46
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.