Eksplorasi Potensi Wisata Di Nagari Pasilihan: Mengkaji Potensi Wisata Alam Dan Budaya Di Nagari Pasilihan

  • Septiara G
  • Revalina S
  • Welianti
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
6Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi wisata alam dan budaya di Nagari Pasilihan serta mengidentifikasitantangan yang dihadapi dalam pengembangannya. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatifmelalui survei menggunakan kuesioner kepada 50 responden yang merupakan penduduk lokal dengan berbagai latarbelakang usia dan profesi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Nagari Pasilihan memiliki potensi wisata alam yangberagam seperti sungai, air terjun, perbukitan, dan hutan wisata yang masih asri. Selain itu, terdapat kekayaan budayalokal berupa upacara adat, seni tradisional, dan situs sejarah seperti surau tua dan rumah adat yang masih terjaga.Masyarakat menilai wisata budaya memiliki peran penting dalam promosi identitas lokal. Namun, pengembanganpariwisata dihadapkan pada berbagai tantangan, seperti infrastruktur yang belum memadai, minimnya promosi, kurangnyadokumentasi budaya, dan rendahnya keterlibatan generasi muda. Rekomendasi dari masyarakat meliputi perbaikanfasilitas, promosi digital melalui media sosial, pelibatan pemuda, dan penyelenggaraan event budaya tahunan. Penelitianini menyimpulkan bahwa Nagari Pasilihan memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata berbasis alam dan budayaapabila dikelola dengan pendekatan partisipatif dan berkelanjutan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Septiara, G., Revalina, S., Welianti, Azmi, W. N., Nauval, D., & Rosalina, L. (2025). Eksplorasi Potensi Wisata Di Nagari Pasilihan: Mengkaji Potensi Wisata Alam Dan Budaya Di Nagari Pasilihan. Jurnal Kajian Pariwisata Dan Perhotelan, 3(1), 33–38. https://doi.org/10.62379/jkph.v3i1.2874

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free