Abstract
ABSTRAK Latar belakang: Demensia mempengaruhi setiap lansia dengan cara yang berbeda tergantung pada dampak penyakit dan kepribadian lansia sebelum jatuh sakit. Tujuan: Penelitian kualitatif ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman lansia mengikuti Terapi Stimulasi Kognitif atau Cognitive Stimulation Therapy di LKS-LU Pangesti Lawang. Metode: Tehnik pengumpulan data dalam penelitian menggunakan wawancara mendalam (in depth interview) menggunakan pedoman wawancara semi terstruktur. Jumlah sampel 27 lansia yang mendapatkan Terapi Stimulasi Kognitif (CST) tiga kali per minggu selama 5 minggu. Hasil: Hasil wawancara pengalaman lansia setelah mengikuti Terapi Stimulasi Kognitif (CST) didapatkan 4 tema sebagai berikut: 1. Daya ingat meningkat; 2. Diskusi bersama; 3. Bahagia; 4. Meningkatkan semangat dan motivasi. Kesimpulan: Terapi Stimulasi Kognitif meningkatkan daya ingat pada lansia yang mengalami gangguan jiwa. Perawat dan tim perawatan kesehatan dapat menerapkan terapi stimulasi kognitif secara teratur pada lansia. Kata kunci: Demensia, Lansia, Terapi Stimulasi Kognitif.
Cite
CITATION STYLE
Sipollo, B. V. (2022). STUDI FENOMENOLOGI PENGALAMAN LANSIA DENGAN DEMENSIA MENGIKUTI CST (COGNITIVE STIMULATION THERAPY) DI LKS-LU PANGESTI LAWANG. Jurnal Keperawatan Malang, 7(1), 104–114. https://doi.org/10.36916/jkm.v7i1.171
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.