STUDI FENOMENOLOGI PENGALAMAN LANSIA DENGAN DEMENSIA MENGIKUTI CST (COGNITIVE STIMULATION THERAPY) DI LKS-LU PANGESTI LAWANG

  • Sipollo B
N/ACitations
Citations of this article
54Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

ABSTRAK Latar belakang: Demensia mempengaruhi setiap lansia dengan cara yang berbeda tergantung pada dampak penyakit dan kepribadian lansia sebelum jatuh sakit. Tujuan: Penelitian kualitatif ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman lansia mengikuti Terapi Stimulasi Kognitif atau Cognitive Stimulation Therapy di LKS-LU Pangesti Lawang. Metode: Tehnik pengumpulan data dalam penelitian menggunakan wawancara mendalam (in depth interview) menggunakan pedoman wawancara semi terstruktur. Jumlah sampel 27 lansia yang mendapatkan Terapi Stimulasi Kognitif (CST) tiga kali per minggu selama 5 minggu. Hasil: Hasil wawancara pengalaman lansia setelah mengikuti Terapi Stimulasi Kognitif (CST)  didapatkan 4 tema sebagai berikut: 1. Daya ingat meningkat; 2. Diskusi bersama; 3. Bahagia; 4. Meningkatkan semangat dan motivasi. Kesimpulan: Terapi Stimulasi Kognitif meningkatkan daya ingat pada lansia yang mengalami gangguan jiwa. Perawat dan tim perawatan kesehatan dapat menerapkan terapi stimulasi kognitif secara teratur pada lansia.   Kata kunci: Demensia, Lansia, Terapi Stimulasi Kognitif.

Cite

CITATION STYLE

APA

Sipollo, B. V. (2022). STUDI FENOMENOLOGI PENGALAMAN LANSIA DENGAN DEMENSIA MENGIKUTI CST (COGNITIVE STIMULATION THERAPY) DI LKS-LU PANGESTI LAWANG. Jurnal Keperawatan Malang, 7(1), 104–114. https://doi.org/10.36916/jkm.v7i1.171

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free