PENDAMPINGAN KAUM MUDA GEREJA DALAM PENCARIAN PASANGAN HIDUP

  • Manu M
  • Daik I
  • Paat A
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
24Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Topik pencarian pasangan hidup sering kali dianggap sebagai urusan pribadi yang tidak perlu dibahas secara umum. Padahal proses memilih pasangan hidup merupakan tahap yang krusial sebelum sampai pada pernikahan. Kesalahan dalam memilih pasangan hidup akan ditanggung seumur hidup. Gereja perlu melakukan tindakan preventif dengan mengedukasi jemaat muda untuk memahami prinsip dasar kristen dalam memilih pasangan hidup. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk menguatkan pemahaman mitra terkait topik pemilihan pasangan hidup, khususnya di kalangan kaum muda gereja. Kegiatan ini dilaksanakan dalam 2 bentuk yaitu seminar terkait prinsip dasar memilih pasangan hidup dalam perspektif teologi Kristen dan perspektif Psikologi; dan pendampingan secara kelompok untuk mendengar kendala mitra terkait memilih pasangan hidup. Hasilnya menunjukkan bahwa materi seminar dipahami dengan baik oleh peserta; sedangkan hasil pendampingan kelompok diperoleh keterangan bahwa kendala utama peserta adalah hubungan berstatus beda agama. Solusi yang ditawarkan oleh tim pengabdi adalah peserta perlu mempertimbangkan berbagai dampak buruk yang lebih banyak timbul akibat hubungan yang tidak seimbang menurut firman Tuhan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Manu, M. Y., Daik, I. E., Paat, A. N., & Liu, O. (2022). PENDAMPINGAN KAUM MUDA GEREJA DALAM PENCARIAN PASANGAN HIDUP. Jurnal PKM Setiadharma, 3(2), 116–126. https://doi.org/10.47457/jps.v3i2.289

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free