Efisiensi Anggaran dan Dampaknya terhadap praktik Good Governance di Kementerian Dalam Negeri dalam Era Reformasi Birokrasi

  • Darmawan M
  • Athalla M
  • Hutasoit O
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
365Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara reformasi birokrasi, prinsip-prinsip good governance, dan kebijakan efisiensi anggaran dalam konteks Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan analisis kebijakan publik, penelitian ini menguraikan bagaimana implementasi Reformasi Birokrasi Tematik berkontribusi terhadap peningkatan kinerja lembaga pemerintah. Temuan menunjukkan bahwa Kemendagri berhasil menjalankan reformasi dengan baik, terutama pada aspek pengentasan kemiskinan dan pengendalian inflasi, yang selaras dengan indikator good governance. Namun demikian, tantangan seperti intervensi politik, resistensi birokrasi, dan potensi krisis legitimasi akibat ketimpangan efisiensi anggaran tetap menjadi hambatan signifikan. Efisiensi anggaran, meskipun mendukung rasionalisasi fiskal dan inovasi layanan, harus diseimbangkan dengan prinsip keadilan sosial dan akuntabilitas publik. Kesimpulannya, sinergi antara reformasi birokrasi dan efisiensi anggaran hanya dapat terwujud secara optimal apabila didukung oleh tata kelola yang partisipatif, responsif, dan berorientasi hasil

Cite

CITATION STYLE

APA

Darmawan, M., Athalla, M. R. A., Hutasoit, O. B. Y., Cahyadi, R. D., & Lukman, F. (2025). Efisiensi Anggaran dan Dampaknya terhadap praktik Good Governance di Kementerian Dalam Negeri dalam Era Reformasi Birokrasi. Journal of Social Contemplativa, 3(1), 12–29. https://doi.org/10.61183/jsc.v3i1.88

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free