PENGEMBANGAN DESA WISATA BERBASIS GREEN TOURISM DI DESA WISATA BAKAS, BANJARANGKAN, KLUNGKUNG

  • Abdi I
  • Adi Suprapto P
  • Yuniastari Sarja N
N/ACitations
Citations of this article
158Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pengembangan desa wisata merupakan salah satu bentuk pemberdayaan masyarakat yang senantiasa dilaksanakan secara terencana dan berkesinambungan oleh Politeknik Negeri Bali sebagai lembaga vokasi di Provinsi Bali. Desa Bakas, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung adalah suatu desa yang ditetapkan sebagai desa wisata dengan berbagai potensi kekhasan dan keunikannya berupa pertanian, wisata membajak sawah, menanam padi, dan cooking class. Meskipun memiliki potensi wisata yang sangat besar, kurangnya pembinaan dan pengetahuan yang dimiliki oleh masyarakat di Desa ini membuat potensi besar tersebut belum maksimal dalam pengelolaannya. Hal ini disebabkan karena kurangnya pengetahuan terkait pengelolaan desa wisata khususnya yang berbasis green tourism. Berdasarkan pada kendala yang dihadapi desa wisata Bakas dilakukan kegiatan pengembangan Desa Wisata yang menitikberatkan pada aspek alam dan budaya sejalan dengan konsep green tourism yang diusung di Politeknik Negeri Bali. Kegiatan yang dilakukan berupa pemberdayaan masyarakat dalam bentuk pelatihan dan kegiatan pengembangan infrastruktur. Kegiatan dilakukan dengan metode focus group discussion dan observasi. Hasil dari kegiatan ini berupa jalur trekking, spot selfie, sosial media untuk pemasaran dan peningkatan pengetahuan tour guide.

Cite

CITATION STYLE

APA

Abdi, I. N., Adi Suprapto, P., & Yuniastari Sarja, N. L. A. K. (2021). PENGEMBANGAN DESA WISATA BERBASIS GREEN TOURISM DI DESA WISATA BAKAS, BANJARANGKAN, KLUNGKUNG. Dharmakarya, 10(2), 101. https://doi.org/10.24198/dharmakarya.v10i2.33239

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free