Abstract
ABSTRAK Masa tumbuh kembang merupakan periode yang penting pada balita. Orang tua memiliki peran yang penting dalam mendeteksi sedini mungkin adanya penyimpangan atau gangguan tumbuh kembang pada balita melalui pelayanan posyandu. Kader posyandu sebagai lini terdepan di masyarakat diharapkan dapat memberikan informasi pada orang tua tentang tumbuh kembang balita. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan di wilayah Posyandu Mutiara RW 21 Kelurahan Pancoran Mas, Depok. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 22 Januari 2022 dan 26 Maret 2022. Kelompok sasaran adalah kader posyandu, orang tua/pengasuh, dan balita. Hasil pengukuran antropometri: tidak ada balita dengan status gizi buruk, balita sangat pendek, dan balita sangat kurus; 2 balita (12,5%) dengan gizi kurang, 4 balita (25%) pendek, dan 3 balita (18,75%) kurus; 14 balita (87,5%) dengan gizi baik dan 12 balita (75%) memiliki tinggi badan dan perawakan normal; 1 balita (6,25%) gemuk, dan tidak ada balita dengan gizi lebih dan tubuh tinggi. Hasil penilaian perkembangan balita menunjukkan sebagian besar balita sebanyak 10 balita (62,5%) dengan perkembangan anak sesuai umur; 4 balita (25%) dengan perkembangan anak meragukan, dan 2 orang balita (12,5%) perkembangan anak terjadi penyimpangan. Hasil evaluasi adanya peningkatan pengetahuan kader tentang stimulasi tumbuh kembang anak. Orang tua diharapkan dapat memperhatikan baik pertumbuhan dan perkembangan anak. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan orang tua tentang stimulasi tumbuh kembang balita melalui pemberdayaan kader posyandu. Kader posyandu diharapkan dapat mendampingi orang tua khususnya ibu balita dalam melakukan penilaian dan stimulasi tumbuh kembang balita. Kata kunci: balita, stimulasi tumbuh kembang, kader posyandu ABSTRACT The period of growth and development is an important period for children under 5 years old. Parents have an important role in detecting as early as possible any deviations or developmental disorders in children through posyandu services. Posyandu cadres as the front line in the community are expected to provide information to parents about the growth and development of children. Community service activities were carried out in the Mutiara Posyandu area, RW 21, Pancoran Mas Village, Depok. The activity was held on January 22, 2022 and March 26, 2022. The target groups are posyandu cadres, parents/caregivers, and children under 5 years old. The results of anthropometric measurements: there are no children with poor nutritional status, children are very short, and children are very thin; 2 children (12.5%) with less nutrition, 4 children (25%) short, and 3 children (18.75%) thin; 14 children (87.5%) with good nutrition and 12 children (75%) have normal height and stature; 1 children (6.25%) is obese, and there is no children with excess nutrition and tall body. The results of the assessment of the development of children showed that most of the children were 10 children (62.5%) with the development of children according to age; 4 children (25%) with doubtful child development, and 2 children (12.5%) child development deviations occur. The results of the evaluation were an increase in the knowledge of cadres about the stimulation of children's growth and development. Parents are expected to pay attention to both the growth and development of children. One of the efforts that can be done to increase the knowledge of parents about the stimulation of growth and development of children is through the empowerment of posyandu cadres. Posyandu cadres are expected to be able to assist parents, especially mothers, in assessing and stimulating the growth and development of children.
Cite
CITATION STYLE
Damayanti, E. A. F., & Ma’Ruf, H. (2023). PENDAMPINGAN STIMULASI TUMBUH KEMBANG BALITA MELALUI EDUKASI DAN PEMBERDAYAAN KADER MASYARAKAT. Abdimas Galuh, 5(1), 36. https://doi.org/10.25157/ag.v5i1.8776
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.