Penerapan Animasi dan Sinematografi dalam Film Animasi Stopmotion “Jenderal Soedirman”

  • Risata M
  • Maulana H
N/ACitations
Citations of this article
8Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Dewasa ini film animasi sedang berkembang dengan pesat di Indonesia. Film animasi diminati karena bersifat menghibur, tetapi jarang ditemukan film animasi edukatif yang menceritakan mengenai sejarah. Pada umumnya dokumentasi sejarah hanya berbasis buku teks yang tebal, dan peletakan foto pahlawan di dinding-dinding kelas yang pada umumnya kurang menarik untuk digemari oleh pelajar . Hal tersebut mendorong peneliti untuk membuat sebuah film animasi yang memiliki nilai sejarah dan edukasi. Dengan sinematografi yang sesuai, sebuah film dapat memiliki nilai seni yang tinggi. Selain itu film juga dapat menyampaikan informasi dan pesan tersirat yang dapat dijadikan sebagai pelajaran di dalam kehidupan. Untuk menarik para pelajar, dipilihlah teknik stopmotion . A nimasi stopmotion ini dibuat dengan menerapkan teknik sinematografi agar apa yang akan disampaikan dalam film animasi ini dapat tersampaikan dengan baik ke audience . Dari 52 responden yang ikut serta dalam penelitian ini, pada analisa yang telah dibuat, 97% audience menikmati film animasi stopmotion yang telah dibuat, dan sebanyak 98% audience mendukung film animasi stopmotion ini dijadikan sebagai media pembelajaran sejarah dan edukasi

Cite

CITATION STYLE

APA

Risata, M. N., & Maulana, H. (2016). Penerapan Animasi dan Sinematografi dalam Film Animasi Stopmotion “Jenderal Soedirman.” MULTINETICS, 2(2), 42. https://doi.org/10.32722/multinetics.vol2.no.2.2016.pp.42-53

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free