Kajian Sistem Radiografi Digital sebagai Pengganti Sistem Computed Radiography yang Mahal (Halaman 40 s.d. 43)

  • - S
  • - S
  • Ketut Swakarma I
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
75Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Sisitem radiografi diagnostic yang ada pada bagian radiologi Rumah Sakit Daerah (RSD) atau Puskesmas di Indonesia umumnya masih menggunakan system Radiografi Konvensional (RK) dengan film radiograf sebagai media penangkap citra. Berbeda dengan system Computed Radiography (CR)  tanpa film (filmless) yang sudah ada di RS tipe A atau RS maju di kota-kota besar. Dalam studi sebelumnya telah dilakukan pencitraan system radiografi digital  diagnostic berbasis X-Ray Intensifying Screen, diperoleh file radiograf digital dengan resolusi rendah, sehingga kalau dibesarkan citra radiograf menjadi pecah. Pada studi kali ini telah dikaji kemungkinan penggunaan kamera digital jenis single lens reflex pada  ruang kedap cahaya. Hasil eksperimen diperoleh hasil file radiograf digital dengan resoluasi lebih tinggi dibanding sebelumnya. Kajian ini bisa dikembangkan menjadi system radiografi digital dengan memodifikasi unit penangkat gambar pada sistem RK, sehingga sistem ini bisa menjembatani antara pembacaan radiograf analog menggunakan film menjadi file radiograf digital, sekaligus sebagai pengganti sistem CR  yang relative mahal.

Cite

CITATION STYLE

APA

-, S., -, S., Ketut Swakarma, I., Setiawan, R., & Wibowo, E. (2014). Kajian Sistem Radiografi Digital sebagai Pengganti Sistem Computed Radiography yang Mahal (Halaman 40 s.d. 43). Jurnal Fisika Indonesia, 17(50). https://doi.org/10.22146/jfi.24423

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free