PEMBUATAN ISOLAT PAPAIN DARI GETAH BUAH PEPAYA UNTUK HIDROLISIS PROTEIN PADA PENGEMBANGAN METODE PENAMBAHAN MATERI PRAKTIKUM BIOKIMIA

  • Yana R
  • Permatasari S
N/ACitations
Citations of this article
223Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Buah pepaya merupakan  buah yang tumbuh didaerah tropis yang rasanya enak dan banyak mengandung vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh. Hampir semua bagian tanaman  pepaya ini dapat dimanfaatkan seperti daun, bunga, batang dan getahnya. Getah buah pepaya berwarna putih cukup banyak mengandung enzim pemecah protein (proteolitik) yang disebut papain, dimana enzim ini dapat mengkatalis ikatan protein menjadi senyawa-senyawa yang sederhana seperti asam amino.  Papain sebagai salah enzim  yang mempunyai beberapa kelebihan antara lain lebih stabil terhadap faktor suhu dan pH. mudah didapat, tersedia dalam jumlah yang banyak dan harganya murah. Pembuatan isolat papain dari getah buah pepaya dengan metode pengeringan kabinet menghasilkan bubuk putih enzim papain, dimana uji aktivitas menggunakan metode Walter diperoleh 1,018 U/mL. Papain kering yang diperoleh sebanyak 56 g atau rendemen sebesar 46,7 %, berukuran 100 mesh. berwarna putih dan berbau khas pepaya. Aktivitas enzim papain terjadi pada pH optimum 8,0 dan suhu optimum pada 55 oC, dengan hasil hidrolisis yang  memiliki kadar protein tertinggi pada konsentrasi enzim papain 8 %. Penggunaan papain isolat kadar protein tertinggi dicapai sebesar 3,600 mg/ml untuk sampel BSA dan untuk protein serum  sebesar 1,178 mg/ml, sedangkan jika digunakan papain pabrikan diperoleh kadar protein tertinggi adalah 2.431 mg/ml untuk sampel BSA dan untuk protein serum  sebesar 1.125  mg/ml.Kata kunci : Isolat papain, getah buah pepaya, hidolisis protein.

Cite

CITATION STYLE

APA

Yana, R., & Permatasari, S. (2022). PEMBUATAN ISOLAT PAPAIN DARI GETAH BUAH PEPAYA UNTUK HIDROLISIS PROTEIN PADA PENGEMBANGAN METODE PENAMBAHAN MATERI PRAKTIKUM BIOKIMIA. Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya, 9(2), 143–152. https://doi.org/10.32539/jkk.v9i2.16806

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free